Galatama Bawal Camar Juli 2016

Mancing barang teman-teman probait anatara lain Akang Sunda, Effendi, Maulana, dan Amir. Sayang sekali empang ini sudah beralih fungsi menjadi empang Ikan Mas.

Galatama Lele Nadia Juli 2012

Bersama Rossy Sirai dan Kadal, sayang empang lelenya sudah ditutup dan dialih fungsikan sebagai empang gaplekan Ikan Mas.

KP Ainul Yakin 8 Maret 2020

Mewariskan joran kesayangan yg sudah sering menghantarkan sebagai juara di Galatama Ikan Mas ke Fransisco Siswantoti.

Tropodo Sidoarjo April 2011

Mancing mujaer barsama adik Paramitha Boedihardjo dan suaminya Pambudi Sardjono.

Mega Sentul September 2019

Acara Mancing bareng bersama Probait Lovers.

Senin, 15 April 2013

Thank God for all the blessings she brings into my life...!!!

Banyak teman yang menganggap saya gila dikarenakan mundur dari dunia perbankan dipenghujung tahun 2004 yang lalu, mengingat jabatan saya kala itu adalah Kepala Divisi Sistem dan Prosedur di sebuah bank swasta, dan untuk berkarier di bank lainnya bukanlah sesuatu hal yang mustahil. Apa yang dikhawatirkan oleh teman-teman hampir saja menjadi kenyataan, usaha yang saya bangun pasca non aktif  didunia perbankan hancur lebur terkena dampak lumpur lapindo. Seluruh harta benda satu demi satu terjual dan hingga pada akhirnya saya dan keluarga harus terdampar di Jakarta demi untuk mempertahankan hidup.

Maret 2010 saya mulai bekerja kembali namun tidak lagi terjun didunia perbankan melainkan membantu usaha kakak. Singkat cerita sekitar Maret 2011 secara tidak sengaja saya menemukan sosok Tirani Dwitasari yang begitu mempesona dan secara ajaib membangkitkan  kembali seluruh keinginan yang sementara waktu terpendam di alam bawah sadar sebagai akibat dari kegagalan yang lalu. Juli 2011 sayapun nekad mundur dari pekerjaan dan membulatkan hati untuk membangun sebuah usaha baru.

Atas kemurahan hati  kakak dan kepercayaan dari distributor penyedia barang sayapun mulai membangun sebuah usaha yakni Grosir Snack dan Sembako. Layaknya Jack Canfield yang memimpikan penghasilan USD 100.000nya yang pertama sayapun memimpikan Tirani Dwitasari menjadi karyawan saya di tahun 2016 dengan gaji sekurang-kurangnya Rp. 30 juta per bulan. Kenapa bisa begitu....? Hehehe… logikanya kalau saya mampu menggaji Tira sebesar itu maka minimal penghasilan bersih saya ditahun itu adalah Rp. 150 juta per bulan.


Wajah Tirapun segera memenuhi seluruh komputer dan handphone yang saya gunakan. Ketika semangat kerja mulai turun dikarenakan berbagai macam kendala tinggal lihat wajah Tira yang teduh maka semua kendala yang timbul bisa segera teratasi dan ide-ide kreatifpun kembali mengalir seperti air yang terus mengalir tanpa ujung.

Benar-benar Ajaib…!!!
Usaha yang belum genap 2 tahun dirintis dari nol telah memiliki omzet penjualan yang sudah mendekati angka Rp. 1 Milyar per bulan. Saat ini saya tengah merintis usaha kecil dibidang lain yang saya dedikasikan untuk rekan-rekan pemancing agar bisa mendapatkan penghasilan dari kegiatan mancing sehingga tidak melulu menghamburkan uang demi untuk memuaskan hobby mereka yang satu ini. Kedepan sayapun akan terus membangun berbagai macam usaha kecil lainnya yang akan saling mendukung antara yang satu dengan yang lainnya. Semoga pertolongan Allah SWT yang telah bekerja melalui “My Mood Boosters” Tirani Dwitasari tidak berhenti sampai disini saja  melainkan terus berlanjut sehingga hasil karya saya bisa bermanfaat untuk masyarakat luas dikemudian hari khususnya bagi teman-teman yang saat ini masih belum seberuntung saya.

Bagi saya tidaklah penting dimana dulu dan saat ini saya berada, yang penting dimana nantinya saya akan berada. Seandainya saja apa yang saya impikan ditahun 2016 menjadi kenyataan mungkin saja ditahun 2021 saya akan memimpikan menggaji Tira sebesar Rp. 200 juta per bulan. Dan kalau mimpi itu juga terwujud...? Only God knows..... hehehe...   

Thank God for all the blessings she brings into my life...!!!

Note:
Pengen mengenal lebih jauh mengenai Tira..? Baca dimari:
http://sonnyboedihardjo.blogspot.com/2013/01/sweet-child-o-mine-tembang-cinta-untuk.html

Sabtu, 13 April 2013

Cara memasang cacing sutra di kail

Cacing Sutra adalah salah satu umpan favorit untuk mancing Galatama Lele terutama untuk empang baru atau empang lama yang ikannya belum jadi. Walau umpan ini cukup populer dikalangan pemancing namun masih banyak pemancing yang masih bingung mengenai cara untuk memasang  cacing tersebut dikail, mengingat besar tubuh cacing ini hanya serambut dan tentu saja jauh lebih kecil dari ukuran kail.

Pemasangan umpan cacing dikail pada umumnya dengan cara disindik di mata kail, namun demikian hal ini tidak berlaku dengan jenis cacing yang satu ini. Dikarenakan ukuran tubuhnya yang super kecil maka pemasangan umpan ini harus dilakukan dengan cara yang khusus pula. Bagi anda yang belum mengetahui cara memasang umpan ini, berikut adalah tehnik yang biasa digunakan oleh para pemancing:      

Cara memasang:

  • Taruh cacing dalam wadah dan beri sedikit air.
  • Pegang kail dg tangan kiri(telunjuk dan jempol)
  • Pegang kenur dg tangan kanan((telunjuk dan jempol) kira2 jaraknya 10cm dari kail.
  • Benamkan kedua tangan dalam rendaman cacing sutra,
  • Tangan kiri tetap didalam wadah sementara tangan kanan diputar naik turun membentuk lingkaran.
  • Cacing yg terbelit dibenang ditarik turun ke arah mata kail dan siap untuk dilemparkan.
Catatan:

  • Jika cacing sulit terlilit dibenang artinya air rendaman pada cacing masih kurang, tambahkan lagi sedikit air.
  • Agar lebih mudah melilitkannya berikan kuku bima atau xtra joss yang berfungsi sebagai perekat sekaligus attractant. 
  • Jangan lupa kasih essen probait biar lebih mantab aroma cacingnya.
  • Praktekin dirumah sampai mahir sebelum dibawa ke empang.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat...

Minggu, 31 Maret 2013

Umpan Jangkrik yang ajib untuk Galatama Lele

Jangkrik sebagai umpan ampuh untuk Galatama Lele memang sudah tidak asing lagi, baik dengan cara dipencet ataupun dibakar sebentar dengan menggunakan korek api. Sayangnya umpan ini hanya bagus digunakan untuk kolam galatama baru atau untuk empang yang sering ditambah ikan saja, sedangkan untuk kolam galatama yang umurnya sudah lebih dari 3 bulan umpan ini terkenal melempem dan jauh dari kata neter.

Di empang galatama yang ikannya sudah jadi jangkrik menjadi umpan yang tidak favorit, kalau toh bisa jadi juara paling banter hanya juara indukan dan sangat susah untuk merebut juara prestasi. Sebagai orang yang suka berkesprimen, sayapun merasa tertantang untuk menggunakan umpan jangkrik dengan target juara prestasi.

Dari beberapa kali uji coba yang telah saya lakukan ternyata jangkrik bilamana diolah dengan benar masih bisa digunakan sebagai senjata andalan untuk meraih juara Total Prestasi di empang yang ikannya sudah jadi.

Berikut adalah tabel hasil uji coba yang saya lakukan beberapa waktu yang lalu di empang Bim-Bim Rawapapan:

Catatan:
Untuk kondisi kolam yang lumpurnya tebal maka umpan akan lebih efektif bilamana dimainkan dengan tehnik glosor, atau bilamana peraturan wajib menggunakan pelampung maka setelan stopper minimal 20cm melebihi dasar empang.

Selamat mencoba...!!! 

Selasa, 12 Maret 2013

Probait essen tangguh disegala medan

The best advice for the best ENDEAVOUR, the best advice for the best FISHING BAIT


Produk utama PROBAIT  adalah essen oplosan yang diramu dari berbagai macam essen berkualitas dan ketangguhannya sudah teruji diberbagai empang khususnya dalam Lomba Galatama Lele. Riset PROBAIT tidak berhenti sampai disini saja karena PROBAIT akan terus mengembangkan produknya secara bertahap termasuk rencana jangka panjang adalah mengembangkan produk diluar kegiatan mancing seperti personal care maupun home care


 KENAPA HARUS MENGGUNAKAN PROBAIT...? 
  • Bahan dasarnya berkualitas tinggi dan merupakan generasi pertama hasil penyulingan.
  • Diracik oleh orang-orang yang yang berkompeten dibidangnya sebagai wujud nyata dari hasil riset selama berbulan-bulan. 
  • Sudah teruji ketangguhannya di berbagai empang Galatama Lele dan saat ini tengah melakukan riset untuk aplikasinya di Empang Bawal dan Patin. 
  • Pemakaiannya irit sehingga dapat menghemat biaya umpan.
  • Harga normal sesuai standar essen generasi pertama.
  • Sebagai member PROBAIT maka Anda berhak mendapatkan berbagai macam fasilitas dan penghasilan yang luar biasa.    
 APLIKASI PENGGUNAAN   

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya Anda harus benar-benar memahami karakter dari masing-masing Essence dan Attractant  
  • EO #01 Dominan choya dan bisa digunakan disegala cuaca namun cenderung dimakan oleh ikan rame.
  • EO #02 Dominan kepiting dan unggul ketika suhu air cenderung lebih dingin dari kondisi normalnya atau jika suhu panas sekali.
  • EOS #03 Dominan daging asap dan cenderung disukai oleh babon serta bisa digunakan untuk siang maupun malam.
  • EO #04 Dominan bulus dan cenderung disukai oleh babon. Penggunaanya sangat efektid di empang yang airnya dingin, keruh atau bau.
  • EO #05 Dominan udang dan sangat cocok digunakan untuk berburu prestasi khususnya untuk kondisi empang yang airnya dingin, keruh atau bau. 
  • EO #06 Dominan tiren dan sangat cocok untuk berburu induk maupun prestasi. Penggunaannya unggul ketika suhu air cenderung lebih dingin dari kondisi normalnya atau jika suhu panas sekali.
 
HARAP DIPERHATIKAN:

  • Essen dan atraktan bertujuan untuk meningkatkan kualitas umpan jadi bilamana ingin mendapatkan hasil yang maksimal diharap untuk menggunakan umpan yang tengah jalan di empang sebagai bahan dasarnya; sebagai contoh bilamana daging yang tengah jalan maka gunakanlah daging sebagai umpan dasarnya, bilamana usus yang tengah jalan maka gunakanlah usus sebagai umpan dasarnya. 
  • Kondisi setiap empang berbeda sehingga terkadang takaran penggunaan di setiap empang bisa jadi berbeda antara satu dengan yang lainnya, jadi gunakanlah sedikit demi sedikit dan terus ditambah dosisnya sampai ketemu takaran yang pas. 
  • Terkadang pada 1 empang selera makan ikan setiap lapaknya bisa berbeda, jadi cobalah racikan Anda untuk beberapa sesi.  
  • Probait sangat ampuh untuk membina pola makan ikan, baik dengan bahan dasar olahan maupun umpan hidup. Bilamana ingin mendapatkan hasil yang benar-benar maksimal jangan pernah ragu untuk menambahkan Probait kedalam racikan Anda. Satu hal penting yang harus dipahami dalam pembinaan pola makan ikan adalah minimal digunakan selama 10 sesi.  

Link Terkait:
http://sonnyboedihardjo.blogspot.com/2013/07/testimoni-pengguna-essen-mancing-lele.html
http://sonnyboedihardjo.blogspot.com/2013/07/jual-cuka-grandong-untuk-campuran.html
http://sonnyboedihardjo.blogspot.com/2013/05/cuka-grandong-attractant-yang-sudah.html
http://sonnyboedihardjo.blogspot.com/2013/07/testimoni-pengguna-essen-mancing-lele.html

 
PROBAIT tidak menjual produknya secara bebas, jadi pastikan Anda membeli produk PROBAIT hanya di Stokis resmi kami.

Berikut adalah data Stokis yang menyediakan produk asli dan starter kit dari PROBAIT.

Toko Assabell
Jalan Rempoa Raya no. 42B
Jakarta Selatan
021-44242940

Sonny SB
Jalan Mawar I No. 26
Jakarta Selatan
087886938866

Sugi
Jl.Merpati 1 No.55 Rt.006/006, Kelurahan Wijaya Kusuma
Kecamatan Grogol - Petamburan                               
Jakarta Barat
021-91900107

Amir
Jl. Gelatik Atas Rt04/09 No.40, Ds.Rengas, Kec.ciputat timur
Jakarta Selatan
08158309598


Anto Wadas
Empang Galatama Lele Wadas
Jl. Murai 1 Sawah Lama Ciputat
Tangerang Selatan
081380210088

Ari Nur Husaini
Dusun Kaum no 25 RT 03 RW 04 Tanjungsari
Kabupaten Sumedang
Jawa Barat
085216041866



BAGI ANDA YANG SUKA DUNIA USAHA SILAHKAN UNTUK MEMBACA ARTIKEL DIBAWAH INI...!!!   


Sadar atau tidak, sengaja atau tidak tentunya Anda pernah mempromosikan sebuah produk dengan merk tertentu kepada saudara atau relasi. Tanpa disadari sebenarnya Anda telah menjadi seorang tenaga pemasaran dari produk tersebut dan apakah yang telah diberikan oleh sang produsen atau penjual manakala saudara atau relasi Anda membeli produk itu...???

Jangankan uang atau sebuah penghargaan yang diberikan kepada Anda, mungkin ucapan terimakasihpun juga tidak pernah diucapkan. Saudaraku yang budiman, coba luangkan waktu sejenak untuk merenung, berfikir dan kemudian membuat sebuah keputusan besar yang bisa merubah masa depan Anda dengan apa yang saya paparkan dibawah ini. Jangan lupa untuk menghubungi saya melalui facebook Sonny Boedihardjo atau langsung ke nomor handphone 087886938866 untuk bergabung bersama saya menatap masa depan yang lebih ceria. Let's get it on...!!!!


KENAPA HARUS PROBAIT
 

Berikut adalah alasannya: 
  • Didukung oleh perusahaan dagang yang telah beroperasi lebih dari 8 tahun.
  • Teknologi yang canggih sehingga memungkinkan Anda mengontrol seluruh perkembangan bisnis setiap saat.
  • Sumber Daya Manusia yang handal dan telah berpengalaman dibidangnya masing-masing menjadikan kinerja sistem terdata dengan baik. 
  • Cara kerjanya sangat mudah dan bisa dilakukan oleh siapa saja.
  • Hak Bisnis seumur hidup dan bisa diwariskan.
KEUNTUNGAN YANG DITERIMA
 

Biaya registrasi kemitraan adalah sebesar Rp. 175.000,- untuk setiap Hak Usaha. Anda bisa memiliki Hak Usaha lebih dari 1 dengan jumlah maksimum 15 untuk satu nama. Sebagai Mitra kerja PROBAIT maka Anda berhak mendapatkan berbagai macam fasilitas dan keuntungan sebagai berikut:
 HAK LANGSUNG 

 
Sebagai member Anda akan mendapatkan hak sebagai berikut:

  1. Kartu ID(optional) sebagai identitas keanggotaan yang berlaku seumur hidup dan bisa diwariskan.
  2. Web Replika yang digunakan untuk mengontrol dan mengendalikan secara langsung perkembangan  bisnis Anda.
  3. Hak untuk membeli sembako dan snack dengan harga murah di seluruh Merchant yang menjadi Mitra PROBAIT.  .
  4. Hak untuk membeli Pulsa Murah.
  5. Hak untuk memasang iklan usaha Anda secara gratis di website kami http://www.probait-indonesia.com.
  6. Produk unggulan PROBAIT senilai Rp. 150.000,-.

 HAK KEMITRAAN 

 

Sebagai Mitra Usaha PROBAIT Anda akan mendapatkan keuntungan sebagai berikut: 
 
BONUS REFERAL


Diberikan ketika Anda berhasil mengajak seseorang untuk bergabung di PROBAIT sebesar Rp. 25.000,- untuk setiap orang yang direferensikan. 


BONUS PERKEMBANGAN USAHA


Diberikan setiap ada perkembangan mitra di group bisnis Anda sebesar Rp. 30.000 per pasangnya (A dan B) dengan jumlah maksimum 12 pasang per hari untuk setiap Hak Investasi yang dimiliki. Perhitungan bonus pasangan tidak dibatasi oleh level dan tidak harus dari orang yang langsung Anda referensikan, yang penting perkembangan dimaksud berada dalam group bisnis Anda dengan potensi penghasilan yang tidak terbatas.
 


Dari contoh diatas orang yang Anda sponsori hanya 3 orang yaitu "A", "B", dan "G". Namun demikian berdasarkan perhitungan perusahaan, jaringan bisnis Anda telah berkembang sebanyak 4(empat) pasang yaitu "a", "b", "c", dan "d" maka untuk itu perusahaan akan memberikan bonus kepada Anda sebesar Rp. 30.000,- x 4 = Rp. 120.000,-. Bonus ini akan dibagikan dalam kurun waktu yang sama dengan pembagian bonus sponsor.

BONUS GENERASI

Bonus generasi adalah bonus yang diberikan kepada Anda atas perkembangan jaringan dari orang yang disponsori Anda dengan nilai bonus sebesar Rp. 5.000,- per orangnya. Ketika orang yang Anda sponsori berhasil mensponsori orang maka secara otomatis Anda akan mendapatkan bonus generasi sebesar Rp. 5.000,- dan ketika orang tersebut juga mensponsori orang Anda juga berhak untuk mendapatkan bonus ini. Intinya bonus ini diberikan bilamana ada perkembangan dijaringan anak cucu Anda sampai dengan 5 level.

Tujuan pemberian bonus dengan sistem Matahari ini adalah untuk merangsang Mitra merekrut sebanyak mungkin Mitra baru. 





KOMISI LEVEL

Komisi level adalah bonus yang diberikan kepada Anda atas perkembangan jaringan dibawah Anda dengan nilai bonus sebesar Rp. 2.000,- per titiknya. Ketika Anda mensponsori orang maka secara otomatis Anda akan mendapatkan bonus ini dan ketika orang yang Anda sponsori juga mensponsori orang Anda juga berhak untuk mendapatkan bonus ini. Bonus ini juga diberikan bilamana ada titik yang bukan berasal dari hasil sponsori Anda atau titik yang berasal dari sponsorisasi upline Anda. Bonus ini diberikan kepada Anda sampai dengan 20 level.




SUPER REWARD
 

Super Reward diberikan kepada mitra yang berhasil membangun jaringan bisnisnya dengan pengaturan sebagai berikut:


1. STAR LEADER
Memiliki grup di dua kaki yang berbeda, masing-masing sejumlah   75 Mitra
Reward : Perlengkapan Mancing
Nilai       : Rp 500.000,-



2. STAR MANAGER
Memiliki grup di dua kaki yang berbeda, masing-masing sejumlah 500 Mitra
Reward : Handphone
Nilai       : Rp 3.000.000,-



3. BRONZE MANAGER
Memiliki grup di dua kaki yang berbeda, masing-masing sejumlah 2.500 Mitra
Reward : Laptop
Nilai       : Rp 5.000.000,-



4. SILVER MANAGER
Memiliki grup di dua kaki yang berbeda, masing-masing sejumlah 20.000 Mitra
Reward : Sepeda Motor Bebek
Nilai       : Rp 12.500.000,-



5. GOLD MANAGER
Memiliki grup di dua kaki yang berbeda, masing-masing sejumlah 75.000 Mitra
Reward : Sepeda Motor Sport
Nilai       : Rp 25.000.000,-




6. DIRECTOR
Memiliki grup di dua kaki yang berbeda, masing-masing sejumlah 350.000 Mitra
Reward : Mobil Keluarga
Nilai       : Rp 150.000.000,


POTENSI PENGHASILAN
 

Tabel berikut merupakan salah satu petunjuk untuk meraih sukses yaitu bekerja dengan cara cerdas untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Asumsinya diminggu pertama bergabung Anda mencari 2 orang Mitra dengan membeli 3 hak usaha dan diminggu berikutnya kedua orang Mitra Anda tersebut masing-masing mencari 2 orang Mitra dan masing-masing juga membeli 3 hak usaha dan demikian pula seterusnya




Dengan kerja cerdas seperti ini maka hanya dalam waktu 9 minggu saja Anda telah berhasil meraih penghasilan per bulan sebesar Rp. 23.040.000,-. Seandainya saja baru tercapai 10% nilainyapun masih cukup layak untuk diperjuangkan yaitu Rp. 2.304.000,- per bulan. 

Bandingkan dengan potensi bisnis lainnya dan  bandingkan dengan apa yang telah Anda capai selama ini….!!! 


Mari kita lakukan perubahan dan segera bergabung bersama dengan Mitra PROBAIT lainnya untuk menuju masa depan yang lebih baik...!!!!


Kamis, 28 Februari 2013

Jurus Pemancing Bodoh

Dari awal mula mancing lele saya sangat tertarik untuk ngakalin ikan babon. Setiap kali mancing di pemancingan harian Tulang Pondok Ranji, fokus utama saya adalah mengangkat Jackpotnya yaitu 3 ekor lele dengan bobot 2kg lebih. Peristiwa yang terjadi sepanjang bulan Oktober 2011 yang lalu benar-benar sangat mengesankan sekali, bagaimana tidak selama 1 bulan penuh mancing disana saya berhasil menarik jackpotnya sebanyak 8 kali.

Setelah terjun ke Galatama Lele sayapun juga selalu terobsesi untuk menjadi juara Induk. Saya sering memperhatikan spot indukan dan mempelajari pola makannya dan untuk selanjutnya ketika saya berkesempatan menempati lapak yang sudah saya kenali spotnya maka semaksimal mungkin saya upayakan untuk mendapatkannya.

Dengan gaya mancing yang seperti ini saya sering menjadi pemancing yang paling bodoh seempang karena jika aura tubuh lagi kurang bagus maka selama 2 jam mancing bisa terjadi tidak mendapatkan 1 ekor ikanpun, tapi sebaliknya bilamana aura tubuh lagi bagus hasilnya bisa untuk mancing gratis selama 1 bulan penuh.  Sebagai contoh adalah hasil pancingan beberapa hari yang lalu dan bisa dilihat dari tabel berikut:

TANGGAL EMPANG HASIL
SESI 1 SESI 2
21-Feb-13 Dalih Induk 2 Induk 2
22-Feb-13 Rawa Papan - Induk 1+ Prestasi
23-Feb-13 Rawa Papan - Induk 1
24-Feb-13 Rawa Papan Induk 2 dan 3 -

Tujuan dan kepuasan mancing pada setiap orang tentunya berbeda-beda, namun bagi Anda yang suka berburu Induk mungkin beberapa tips yang saya gunakan ini bisa membantu:
  1. Tanamkan kedalam pikiran bahwa Anda akan berjuang dari dari awal sampai akhir untuk mendapatkan Induk.
  2. Lempar umpan pada spot yang diperkirakan ada Induknya.
  3. Setiap 5 menit tarik umpan dan atur kedalaman stopper lalu lempar kembali pada spot. Lakukan ini secara kontinyu selama 30 menit. Bilamana dimakan ikan tapi bukan Indukan stopper tidak perlu dirubah lagi.
  4. Setelah 30 menit berlalu dan Anda belum mendapatkan Induk lempar umpan ke spot lainnya yang diperkirakan ada Indukan dan melakukan hal yang sama seperti yang saya uraikan pada angka “2” dan “3” dan untuk selanjutnya setelah 30 menit berjalan dan Anda belum juga mendapatkan Induk maka Anda harus beralih ke spot pertama lagi dan melakukan hal-hal yang sama kembali.
  5. Selama berjuang jangan pernah terpengaruh dengan lapak lainnya yang telah mendapatkan ikan, tetap fokus pada tujuan, sebagai contoh pada tanggal 24 Februari 2013 ketika menjadi juara Induk 2 dan 3 saya hanya berhasil mengangkat 3 ekor ikan masing-masing 3.10kg, 3.70kg dan 3.75kg.
  6. Walau secara teori Indukan sering berada didasar tapi dari pengalaman cukup sering saya mendapatkan Induk disetengah dan ¾ kedalaman kolam, jadi jangan pernah ragu untuk menyetel kedalaman stopper secara ekstrem.
  7. Bilamana Anda masih berada di spot 2 sementara tenggakan atau gelembung nafas indukan berada di spot 1 segera arahkan umpan ke spot 1 dan lakukan lagi langkah “2” dan “3”.  
  8. Bilamana Anda mendapatkan Indukan diawal lomba dan diperkirakan susah untuk dilampaui, maka dalam kesempatan ini Anda baru boleh berfikir untuk mengejar prestasi.
  9. Satu hal besar yang bisa membuat perburuan induk gagal adalah pemancing kiri kanan yang terlalu sering menarik ikan melintasi spot, jadi bilamana Anda benar-benar yakin di spot tersebut ada indukan maka jangan pernah ragu untuk menegurnya.

Selamat berjuang dan semoga tulisan ini bisa memberikan inspirasi.


Salam Strike...!!!

Sabtu, 23 Februari 2013

Sensasi strike dengan pingkis jilid 2

Cukup lama sudah tidak menggunakan pingkis sebagai umpan hingga sahabat saya Heryansyah Ambon si juragan pingkis mengajak saya untuk mancing di Dalih pada hari Kamis tanggal 21 Februari 2013. Sayapun mengamininya dan tak lupa meminta Ambon untuk membawakan 20 ekor pingkis.

Singkat cerita Sesi 1 saya berhasil masuk nominasi Induk 2, dan lanjut ke Sesi 2 berhasil masuk nominasi Induk 2 kembali, dengan jumlah hadiah Rp. 275.000,-. Jumat keesokan harinya saya mengajak Ambon untuk mancing di Rawapapan, hasilnya juga tidak mengecewakan berhasil masuk Total Wilayah + “C”dan Induk 1 +”C” dengan jumlah hadiah Rp. 515.000,-. Karena stok pingkis masih banyak sayapun masih menggunakan pingkis untuk main kembali di Rawapapan pada hari Sabtu dan masih dengan hasil yang tidak mengecewakan karena berhasil meraih nominasi Induk 1 + “C” dengan jumlah hadiah Rp. 240.000,-. Jumlah yang lumayan mengingat modal umpan dan tiket yang dikeluarkan hanyalah Rp. 220.000,- (Rp. 50.000,- => 20 ekor pingkis, Rp. 50.000,- tiket 2 sesi di Dalih dan Rp. 120.000,- tiket 4 sesi di Rawapapan).

Berdasarkan hasil uji coba umpan dengan menggunakan MissPinky yang pertama kali dan hasil uji coba yang saya lakukan kali ini maka dapat saya simpulkan bahwa Miss Pinky memang merupakan umpan yang handal namun yang perlu menjadi catatan adalah bilamana umpan ini banyak yang menggunakan dan oleh karenanya ikan sudah jenuh dengan umpan ini maka Anda wajib menggunakan tehnik casting dan essen sebagaimana yang saya lakukan dengan tujuan agar gerakan umpan dapat menarik perhatian Miss Leliana kembali.

Bagi Anda yang belum membaca kisah saya dengan Miss Pinky untuk yang pertama kalinya silahkan klik link berikut http://sonnyboedihardjo.blogspot.com/2012/12/sensasi-strike-dengan-pingkis-si-anak.html

Semoga tulisan ini bisa memberikan inspirasi buat rekan-rekan Galatama Lele Mania.


Salam Strike…!!!
 

Selasa, 29 Januari 2013

Apakah fishing bukan kegiatan memancing...?

Tak jarang kita temui perbedaan pendapat  mengenai pemahaman kata "FISHING" dikalangan pemancing, seperti halnya baru-baru ini saya temui dalam sebuah komunitas mancing di alam liar terdapat pembahasan yang cukup menarik mengenai kata ini dan pada akhirnya oleh para petingginya diputuskan bahwa makna "Fishing" dalam komunitas tersebut hanya diperuntukkan bagi kegiatan menangkap ikan dengan menggunakan pancingan/kail.

Lalu benarkah "Fishing" tersebut merupakan kegiatan menangkap ikan yang "bukan" menggunakan mata kail.? Untuk menyatakan benar atau tidaknya pernyataan tersebut mari kita bersama-sama mempelajari kajian kata berikut.

A. Pemahaman kata berdasarkan Webster

Rod: a pole with a line and usually a reel attached for fishing 
Angling: the action of one who angles; especially : the action or sport of fishing with hook and line
Angler: one that angles
Fisher: one that fishes
Fishing: the sport or business of catching fish

B. Pemahaman kata berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia


Pancing: alat untuk menangkap ikan, terbuat dari sepotong kawat yg ujungnya melengkung dan berkait, diberi tali dan gagang dr kayu, bambu, dsb.

Pemancing: orang yg memancing; pengail.
Memancing:
menangkap ikan dengan pancing; mengail.
Nelayan: orang yg mata pencaharian utamanya adalah menangkap ikan (di laut).
 

Berdasarkan pemahaman diatas berikut adalah padanan katanya:

Pancing        = Rod
Memancing   = Angling
Pemancing   = Angler
Nelayan        = Fisher(man)
Sedangkan "Fishing" belum ditemukan padanan kata dalam Bahasa Indonesia yang artinya benar-benar mendekati.

Bilamana kata-kata tersebut diatas kita teliti lebih jauh lagi maka terdapat perbedaan tujuan penggunaan kata sebagai berikut:

  • Angling adalah kegiatan menangkap ikan berdasarkan hobby atau olah raga semata sedangkan Fishing sendiri memiliki makna yang lebih luas dikarenakan kata ini bisa digunakan untuk olah raga maupun untuk usaha(nelayan).
  • Angling adalah kegiatan menangkap ikan dengan menggunakan pancingan/kail sedangkan Fishing bisa menggunakan kail, jala dan atau alat lainnya yang difungsikan untuk menangkap ikan.
Semoga saja ulasan singkat ini dapat bermanfaat khususnya bagi komunitas mancing di Indonesia yang masih menggunakan penamaan dalam bahasa Inggris sehingga kedepannya tidak ada lagi kerancuan antara nama group dan kegiatannya.     



Salam Strike....!!!!

Sabtu, 26 Januari 2013

Alangkah indahnya bilamana ada empang galatama lele yang menerapkan sistem ikan harus makan dan wajib menggunakan umpan olahan...!!!

Menurut saya kegiatan mancing khususnya dalam Galatama Lele bukan hanya sekedar mendapatkan ikan melainkan sebuah seni mengakali ikan agar memakan umpan yang telah ditebar. Sayangnya tidak semua empang galatama  menerapkan sistem ikan yang diperhitungkan harus makan, masih banyak empang yang menerapkan peraturan bebas yang penting ikan naik dan sebagian lagi kombinasi yaitu ikan induk harus makan sedangkan untuk ikan rame boleh makan boleh tidak.

Lebih jauh lagi mancing galatama bagi saya bukan untuk berburu amplop, kepuasan yang diperoleh adalah apabila umpan yang ditebar dimakan oleh ikan, apalagi kalau umpan itu merupakan jenis umpan olahan buah karya sendiri. Bagi saya menjadi juara dan mendapat amplop hanyalah bonus atas kerja keras yang telah dilakukan selama berhari-hari. Kalah atau menang merupakan hal yang biasa dalam sebuah kompetisi, apalagi dalam lomba galatama yang unsur keberuntungannya berperan besar untuk membuat seorang pemancing menjadi juara. Namun demikian tentunya kekalahan itu menjadi sebuah tragedi bilamana harus kalah dari pemancing lain yang memperoleh kemenangannya dari hasil nyengget.

Sebagai seorang pemancing yang lebih mengutamakan keindahan dalam memancing membuat saya lebih memilih untuk mengikuti lomba yang diselenggarakan di empang yang peraturannya ikan harus makan, walau secara prinsip sayapun tidak mengharamkan empang yang menerapkan peraturan bebas. Saya berharap suatu waktu nanti ada empang Galatama Lele yang peraturannya ikan harus makan dan hanya memperbolehkan penggunaan umpan olahan, karena dengan penerapan sistem ini akan membuat pemancing menjadi lebih kreatif dan tentunya akan mendatangkan sensasi kepuasan yang lebih berbobot.  


Salam Strike….!!!!!       

Rabu, 23 Januari 2013

Benarkah penggunaan umpan kapas membuat ikan di empang Galatama Lele pada mati…?

Salah satu larangan di Empang Galatama Lele adalah penggunaan kapas sebagai media umpan. Larangan ini tidak berlaku diseluruh empang melainkan di beberapa empang khususnya yang berada di seputaran Ciputat dan Bintaro. Entah siapa yang mulai menebar isu sehingga pada akhirnya secara bertahap empang-empang tersebut melakukan pelarangan terhadap penggunaan umpan kapas.

Saya masih ingat kejadian sekitar bulan Juni 2012 di empang Nadya Sawah Lama Ciputat, salah seorang pemancing pendatang yang berasal dari Kebayoran Baru bisa dikatakan sangat sering menjadi juara di empang tersebut dengan menggunakan umpan kapas yang sebelum dilempar dicelupkan kedalam ramuan tertentu. Selang beberapa waktu kemudian Bu Haji selaku pemilik empang menanyakan kepada saya mengenai resiko kematian pada ikan terhadap penggunaan umpan kapas, mengingat beberapa pemancing lokal memberikan informasi bahwa ikan banyak mati karena sembelit sebagai akibat makan kapas.

Secara singkat saya menjelaskan kepada beliau bahwa resikonya sangat kecil sekali, mengingat ikan sudah dibekali dengan sensor atau indera perasa dimulutnya mengenai jenis makanan yang bisa dimakan atau tidak, kalau memang ada kejadian ikan mati karena tertelan kapas rasionya sangat kecil sekali dibandingkan kematian yang diakibatkan oleh sebab-sebab lainnya. Sayapun memberikan catatan khusus kepada beliau bahwa umpan kapas sudah biasa digunakan dalam sebuah lomba Galatama di Yogyakarta sejak dahulu dan ikannya aman-aman saja. Selang 2 minggu kemudian Bu Haji menetapkan pelarangan penggunaan umpan kapas dan tentunya keputusan ini diambil atas desakan dari pemancing lokal yang notabene umpan andalannya tidak bisa mengungguli umpan kapas si pendatang dan ketika mau meniru umpan si pendatang tidak tahu bagaimana cara mengolahnya. 

Kemarin ketika mancing di Telaga Biru saya sempat dibuat tertawa dikarenakan adanya umpan larangan tambahan, yaitu kapas dan cacing sutra padahal  1 bulan yang lalu umpan tersebut masih diperkenankan. Alasan yang dikemukakan oleh tukang seser senior disana karena ada pemancing pendatang yang sering juara disana dengan menggunakan umpan kapas, dan ketika ada induk yang mati saat dilakukan pembedahan ditemukan bahwa lambungnya penuh berisi kapas. Mengenai larangan penggunaan cacing sutra hidup(kalau dicampur pelet masih boleh) dikarenakan cacingnya akan berkembang biak dan memenuhi empang. Secara iseng saya ceritakan kepada si tukang seser mengenai penggunaan umpan kapas di Yogyakarta dan sedikit menyentil bahwa bilamana cacing sutranya berkembang biak justru malah lebih bagus dikarenakan akan ada pakan alami yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan lelenya membuat sang tukang seser kehabisan akal untuk mempertahankan argumentasinya.

Cacing sutra memang ditengarai sebagai salah satu pembunuh ikan lele dikarenakan pada saat memakan umpan dan ketika kail ditarik oleh pemancing maka cacing akan semburat dan memenuhi insang dari si ikan yang pada akhirnya dipercaya akan mengganggu sistem pernafasan ikan. Pendapat ini tentunya masih perlu diteliti dan diuji kembali kebenarannya oleh para pakar perikanan, mengingat beberapa empang yang tetap mengijinkan umpan ini ikannya masih aman-aman saja. Bisa jadi isu ini juga berkembang dikarenakan cacing sutera merupakan salah satu umpan yang handal untuk mancing lele dan dilapangan cukup sulit untuk mendapatkannya.



Salam Strike….!!!!          
                 

Senin, 21 Januari 2013

When the going gets tough, the tough get going


Entah sudah berapa kali saya mendapatkan ucapan terimakasih dari teman-teman atas keberhasilan mereka dalam menggunakan resep attractant atau umpan yang saya berikan. Edwin adalah salah satu dari mereka dan rasanya yang paling sering mengucapkan terimakasih kepada saya.

Siang ini sebelum berangkat mancing ke Empang Wahyudin, saya dan sahabat saya Idban Secandri aka si Jangkrik Gondrong sedikit  mengulas masalah keberhasilan dari rekan-rekan ketika menggunakan resep dari kami berdua. Sembari menyeruput rokok kami berdua sepakat bahwa rasa percaya diri yang tinggi  karena memakai resep kami mengakibatkan aura positip dari rekan pemancing tepancar dengan baik dan secara langsung mempengaruhi peruntungannya disaat lomba.

Dari contoh kasus si Edwin, aura positip dalam dirinya sudah mulai terbentuk ketika dia mulai mencari informasi mengenai umpan untuk Galatama Lele. Setiap umpan yang dirasa bagus selalu didokumentasikannya dengan baik dalam sebuah buku umpan. Ketekunannya inilah yang benar-benar membedakan Edwin dengan pencari umpan lainnya, dan ketika dia sudah memutuskan untuk memakai sebuah umpan diapun juga percaya 100% dengan umpan yang dibawanya sehingga kombinasi dari ketekunan dan kepercayaan terhadap umpan inilah yang menyebabkan aura positipnya meningkat dengan baik, tak heran dalam 2 minggu belakangan ini saya sering mendengar kabar bahwa Edwin mulai sering ngamplop. 

Saya sendiri sampai dengan turunnya tulisan ini belum pernah bertatap muka dengan Edwin terkecuali berbincang masalah umpan via Facebok, namun saya percaya bahwa pada prinsipnya Edwin adalah tipikal pemancing yang tangguh yang tidak pernah kenal lelah untuk mengalahkan para kompetitornya. Faktor keberhasilannya bukan melulu karena attractant saya yang luar biasa melainkan karena aura tubuhnya yang bagus dan tentunya juga didukung dengan tehnik mancingnya yang baik pula.

When the going gets tough, the tough get going – ketika keadaan semakin sulit maka hanya orang tangguhlah yang mampu mengatasinya, mungkin kalimat bijak ini bisa menjadi gambaran dari seorang Edwin dan juga para pemancing tangguh lainnya yang tidak pernah pantang menyerah untuk terus meningkatkan prestasinya.

Semoga sekelumit ulasan ini bisa menjadi inspirasi buat rekan-rekan yang mulai putus asa dalam berburu amplop.

Salam Strike…!!!                      

Selasa, 15 Januari 2013

Mancing Galatama dalam sebuah “SWOT Analysis”

Bagi Anda yang pernah belajar manajemen perusahaan tentunya sudah tidak asing lagi dengan hal yang satu ini. Analisa SWOT adalah salah satu metoda untuk mengidentifikasi berbagai faktor secara sistematis dalam rangka merumuskan strategi perusahaan kedepannya. Analisa ini didasarkan pada hubungan atau interaksi antara unsur-unsur internal, yaitu kekuatan(Strenghts) dan kelemahan(Weaknesses), terhadap unsur-unsur eksternal yaitu peluang(Opportunities) dan ancaman(Threats).

Kegunaan analisa SWOT sebenarnya tidak terbatas pada sebuah organisasi atau perusahaan yang mencari laba saja, melainkan dapat juga digunakan dalam setiap situasi pengambilan keputusan untuk berbagai macam kegiatan non-profit, unit pemerintah, dan individu. Menurut hemat saya analisa SWOT juga dapat digunakan dalam perencanaan pra-krisis dan manajemen pencegahan krisis keuangan pemancing.

Lalu bagaimanakah analisa SWOT ini bisa bekerja dan diterapkan dalam hal mancing…??? Mari kita coba untuk membedahnya satu persatu”

A. FAKTOR INTERNAL

STRENGHTS:
Kenalilah kekuatan atau kelebihan diri Anda yang terkait dengan tehnik mancing dan kesiapan arsenal. Bilamana dirasa masih kurang segera tutupi dan perbaiki kekurangan yang masih ada.

WEAKNESSES:
Kenalilah karakter dari bebagai macam umpan, umpan prestasi atau umpan induk, umpan untuk ikan lama atau ikan baru dan pelajari pula bagaimana cara memainkannya dengan benar. Bilamana Anda sudah memahami kelemahan umpan yang dibawa maka tentunya Anda tidak perlu berburu prestasi melainkan fokus berburu induk.

B. FAKTOR EKSTERNAL

OPPORTUNITIES:
Pelajari spot makan ikan rame dan tempat ngeposnya ikan induk, bilamana perlu catat dalam buku log mancing Anda. Dengan penguasaan spot ikan yang baik maka peluang Anda untuk menang menjadi semakin besar.

THREATS:
Anda harus tahu siapa saja yang sering menjadi juara dan pelajari dengan baik mengenai umpan yang sering dibawa dan tehnik mancingnya. Dengan memahami karakter para pesaing dengan baik maka tentunya akan lebih mudah bagi Anda untuk menutupi seluruh kekurangan yang dimiliki dan hal ini berarti bahwa Anda memiliki peluang yang sama untuk menang .

Agar segala sesuatunya berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan, maka Anda harus jujur dan obyektif dalam melakukan penilaian, harusnya gampang banget untuk jujur, toh gak ada yang tau kecuali diri sendiri.    

Selamat mencoba, semoga dengan persiapan yang lebih matang bisa menghasilkan amplop yang lebih banyak lagi.


Salam Strike….!!!!               

Sabtu, 12 Januari 2013

Kenangan Empang Nadya dalam senandung Don't You Remember yang didendangkan oleh Adele

Nadya 27 Juli 2012 - bersama Rossi(kiri) dan Kadal
Desah lembut Adele membawakan tembang Don’t You Remember mengingatkan saya tentang kenangan indah ketika masih sering mancing di Empang Nadya, sebuah empang Galatama Lele yang terletak di jalan Gelatik I Sawah Lama Ciputat Tangerang Selatan.

Empang ini memiliki 40 lapak yang masing-masing dibatasi oleh pembatas tali dan pemancing hanya diperkenankan melempar umpannya searah dengan lapak yang didudukinya saja.  Nadya adalah salah satu empang favorit saya dan kerap saya kunjungi sebelum kecelakaan maut yang mengakibatkan hancurnya kaki saya.

Dari seringnya mancing disana sayapun menjadi akrab dengan anaknya pemilik empang yang bernama Nadya Affiani atau yang kerap dipanggil dengan nama Menik, seorang gadis manis yang saat ini sedang melanjutkan studinya di Universitas Mercu Buana. Tak jarang kami melakukan komunikasi via Blackberry Messenger bercanda, bertukar pikiran ataupun bercerita seputar kehidupan.

Seiring dengan non aktifnya saya dari dunia pemancingan dan kebosanan menggunakan Blackberry yang berujung dipeti es kan membuat saya benar-benar kehilangan kontak dengan Menik. Terkadang masih terselip rasa rindu dengan kekolokannya yang menurut akal sehat saya sedikit berlebihan, tetapi itulah Menik dengan segala kelebihan dan kekurangannya selalu saja membuat hati ini mengharu biru.

Apa kabar Menik…? Semoga dengan berjalannya waktu kamu semakin lebih bisa memahami makna dari kehidupan yang bukan saja hitam atau putih tapi masih ada abu-abu yang justru sering membuat kita terjerumus kedalam kekeliruan.


Jumat, 11 Januari 2013

Pecel Jingkrak Khas Surabaya - The Spirit Carries On

Waktu bergulir dengan cepatnya dan tanpa terasa sudah hampir 2 bulan Ibu meninggalkan kami semua untuk selama-lamanya. Masih lekat dalam ingatan betapa semenjak muda Ibu selalu berjuang untuk menopang perekonomian keluarga dengan menjual berbagai macam penganan. Ibu memang pintar memasak dan bakat masaknya menurun deras pada salah seorang cucunya Nina Oliviana yang saat ini tengah mengembangkan bisnis kulinernya di Kanada.

Dulu semasa muda saya sering mengamati dan mempelajari resep masakan Ibu dan bahkan ketika telah bekerja sempat iseng jualan serabi resep Ibu pada setiap hari Sabtu dan Minggu saja. Sungguh luar biasa, serabi yang penjualannya dititipkan pada tukang sayur ternyata laris manis dan pada setiap minggu selalu ada permintaan penambahan jumlah serabi. Seiring dengan peningkatan permintaan, sayapun merasa kewalahan untuk memenuhinya dan dikarenakan pada saat itu saya masih aktif bekerja maka dengan berat hati penjualan serabi tersebut terpaksa saya hentikan.

Kini setelah Ibu tiada semangat untuk mengembangkan bisnis kuliner mulai timbul kembali, namun kali ini tentunya bukan hanya untuk iseng belaka. Pecel adalah pilihan pertama dari pengembangan usaha kuliner kami dengan nama PECEL JINGKRAK KHAS SURABAYA. Untuk tahap awal lokasi Pecel Jingkrak masih nebeng di halaman depan toko kami ASSABELL yang berlokasi di Jalan Rempoa Raya No. 42B Jakarta Selatan. Mohon bantuan doa dan dukungan dari para sahabat agar usaha kami yang baru ini dapat berjalan lancar sesuai dengan apa yang kami harapkan.


Salam Sukses….!!!!


Jumat, 04 Januari 2013

Sweet Child O' Mine - Tembang Cinta untuk Tirani Dwitasari - My Mood Boosters


My mood booster
She's got a smile that it seems to me Reminds me of childhood memories Where everything Was as fresh as the bright blue sky Now and then when I see her face She takes me away to that special place And if I'd stare too long I'd probably break down and cry Oh, oh, oh Sweet child o' mine Oh, oh, oh, oh Sweet love of mine 

She's got eyes of the bluest skies As if they thought of rain I hate to look into those eyes And see an ounce of pain Her hair reminds me of a warm safe place Where as a child I'd hide And pray for the thunder And the rain To quietly pass me by Oh, oh, oh Sweet child o' mine Oh, oh, oh, oh Sweet love of mine 


Alunan lagu Sweet Child Of Mine benar-benar membuat suasana hati menjadi semakin mengharu biru. Wajah cantik nan rupawan seorang Tirani Dwitasari menjadikan  suasana hati menjadi tambah tidak karuan lagi, bagaimana tidak senyumannya yang super manis dan sorot matanya yang begitu indah dan lembut seolah mengajak saya untuk terus mengingat kembali masa-masa yang telah lalu yang membawa kenangan indah dan sekaligus perih di hati.

My Liitle Cute Angel - Senior High School
Bagi Anda yang sering berselancar di dunia Maya tentunya sudah tidak asing lagi dengan sosok seorang gadis cantik asal Bandung yang bernama Tirani Dwitasari. Entah bagaimana awal ceritanya tiba-tiba saja saya sangat menyukai sosok gadis ini. Saya bisa dibilang penggemarnya yang paling setia,  di Laptop, PC, BB dan Android selalu terpampang wajah Tira sebagai wallpaper. Suatu hari anak saya yang nomor dua Bella Anindhita bertanya kepada saya “Papa kenapa sih suka banget sama Tirani, kan masih banyak artis yang lebih cantik dari dia…?” Kaget juga mendengar pertanyaan spontan ini, mengingat sudah hampir 2 tahun saya selalu memajang photonya Tira disana-sini namun belum pernah ada pertanyaan yang langsung menohok seperti ini.

Tirani Dwitasari merupakan sosok yang sudah sangat akrab dikeluarga saya, dari Bella, Astrid dan istri sudah terbiasa menatap wajahnya yang tersebar dimana-mana . Bagi saya Tirani Dwitasari adalah seorang malaikat yang bisa membuat pikiran yang gelap menjadi benderang, mengubah aura negatif menjadi positif dan diatas segalanya Tirani is my mood boosters…!!!!

Note:
Masih penasaran dengan Tira...? Baca kisah lainnya dimari:
http://sonnyboedihardjo.blogspot.com/2013/04/thank-god-for-all-blessings-she-brings.html

Kamis, 03 Januari 2013

Benarkah dapat Induk karena hoki…..?

Bersama Afri Messi di Rawa Papan 3 Jan 2013
Entah sudah berapa kali saya mendengar kalimat ini dan saya yakin bahwa Andapun juga sudah sering kali mendengar orang mengucapkan kalimat seperti ini dan bisa jadi Anda terpengaruh dan justru mempercayainya.

Bagi saya Induk dan Prestasi sama-sama dipengaruhi oleh faktor hoki. Yang membedakan diantara keduanya adalah pada faktor umpan, pengaturan stopper dan spot mancing. Coba Anda perhatikan, seorang pemancing yang umpannya tengah digemari oleh ikan biasanya akan terus melemparkan umpannya di spot yang umpannya sering dimakan. Jarang mereka berganti spot dikarenakan berbagai macam sebab seperti memburu juara prestasi, berharap ikan induknya juga ada disana atau dengan berbagai macam pertimbangan lainnya yang membuat sang pemancing enggan berpindah spot.  

Sayapun terkadang mengalami situasi dilematis seperti diatas dan hal tersebut sangatlah manusiawi, namun demikian bilamana Anda ingin mengejar target juara maka ada baiknya mengenal lebih jauh mengenai karakter ikan yang dijadikan target.
  • Pada saat umpan Anda neter atau disukai ikan maka pada waktu itu bukan tidak mungkin sang babonnya juga tengah mengintai umpan Anda, namun demikian dikarenakan bobotnya yang berat maka sang babon kalah cepat untuk berebut dengan ikan yang bobotnya jauh lebih ringan.
  • Dalam kondisi seperti ini dan bilamana target Anda adalah Induk bukan Prestasi, atau Anda sudah merasa posisi Prestasi aman dan mau mengejar Induk maka setel stopper lebih dalam lagi atau tempatkan umpan pada jarak 1 meter dari spot ikan rame. Upaya lain yang juga dapat Anda lakukan adalah dengan cara mengganti umpan neter Anda dengan umpan lainnya.
  • Jika Anda terlalu lama merubah strategi maka ikan babon lapar yang frustrasi karena kalah berebut makanan akan berjalan mencari makanan lainnya, sehingga yang sering terjadi di laapangan adalah peraih juara Induk adalah lapak yang letaknya tidak terlalu jauh jaraknya dari lapak juara Prestasi.
Umpan, keberuntungan dan tehnik adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan, jadi jangan pernah percaya kalau Induk karena hoki dan jika Prestasi mancingnya jago. Untuk lebih memahami hal ini coba cek ulasan saya dimari http://sonnyboedihardjo.blogspot.com/2012/10/menghitung-probabilitas-keberhasilan-di.html



Salam Strike…!!!!